Rabu, 12 Oktober 2016

Sejadah Rindu

                                 


Terkedu aku
di sejadah rindu
mengungkap kalimah syahdu
bait bicara tersentuh kalbu
merekah keinsafan di hati yang beku
mengenang dosaku terdahulu .

Berbekal pancaindera anugerah Tuhan
ku pohon kembali nafas kehidupan
dalam keterhadan dan keterbatasan insan
moga terbuka ruang keampunan
sebelum saat aku dinisankan
di masa yang Kautetapkan .

Air mata menjadi saksi
keikhlasan menjadi bukti
akhirnya
aku sujud mengadap Ilahi
di keheningan yang sepi
lafaz taubat mengiringi
nafas sebak kian mengikuti .

Hati ini luluh
jiwa yang kaku tersentuh
ayat - ayat cinta disusun kukuh
di sejadah rindu yang lusuh
kemaafan yang kupohon sungguh
dari Pencipta dalam gemuruh .

Ungkapan doa pada Yang Esa
izinkan aku menjadi manusia
yang taat sentiasa
pada perintah Maha Kuasa
agar aku tidak lupa
dunia ini hanya bersifat sementara .


Kalam Pertama 2013
Dewan Bahasa dan Pustaka .

Mohd Haikal Aminuddin - TQ .


Selamat bertemu kembali pada sekalian kalinya . Agak lama saya tidak menulis  bukan
kerana menjauhkan diri membawa hati tapi kesihatan saya  sedikit terganggu .
 Melalui satu suasana yang agak sukar namun doa sentiasa dipanjatkan kepada Allah Azzawajalla .
 Followup ...Inshaallah jika tiada apa - apa , tiga bulan kedua adalah pemulihan ,
mudah - mudahan Allah sentiasa membantu dalam perjuangan hidup ini , Amin......

13th . October 2016