I
Suatu senja
tujuh musim berarak
dalam kepedihan rasa
sekuntum mawar gugur
keribaan
lalu menyapa daku
dalam kasih
mengelus-ngelus hatiku
dalam setia.
Lewat senja
tujuh musim berarak
surat birumu
surat biruku
saling bercanda
melunak nada bicara
mengusap tawa riangmu
seindah rasa
mengusik rojak hibamu
dalam rindu.
II
Senja-senja lewat
mawarmu layu di pangkuan
(entah mengapa, entah kenapa )
lalu surat biru mu carik
membalut senja nan luka
tinggallah sebuah kenangan.
III
Suatu senja
tujuh musim kini
dalam mimpiku
kau menyapa daku
dan mawar di wajahmu
segar
kemilau embun pagi
melupa senja nan luka.
Dalam senja-senja begini
tak siapa tahu
tak siapa akan tau
mawar mu pernah gugur
longlai dan kering
tiba-tiba,ya,tiba-tiba
kembali kembang
seperti ia tak akan layu-layu
di ribaku.....
Kuala Lumpur,
may 2nd., 1972, - Shamsuddin Jaafar.
2.ramadhan.1434h. / 11.july.2013.
Tasman Lakes 17 - myalbum

Tiada ulasan:
Catat Ulasan